Krisis Ukraina-Rusia, Konfederasi Bulu Tangkis Eropa Rilis Pernyataan

Ilustrasi Kok (Djarum Badminton)
Ilustrasi Kok (Djarum Badminton)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | Krisis Ukraina dan Rusia mulai dirasakan dunia bulu tangkis. Suasana keprihatinan mengemuka setelah Konfederasi Bulu Tangkis Eropa (BEC) merilis pernyataan resmi pada Jumat (25/2), terkait kondisi keamanan di Ukraina, pascaserangan militer Rusia ke Ukraina mulai Kamis (24/2) pagi waktu setempat.

"10 bulan yang lalu kami menggelar pertandingan penting, Kejuaraan Eropa, di ibu kota Ukraina, Kiev. Hari ini kami sangat terpukul dengan berbagai berita yang muncul dari Ukraina," tulis BEC pada laman resminya.

"Kami sangat prihatin dengan warga yang terdampak di Ukraina. Kami pun berharap perdamaian dapat segera terlaksana," tambah BEC.

Polandia, salah satu negara yang berbatasan langsung dengan Ukraina, pada tahun ini akan kembali menggelar Polish Open International Challenge. Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian tur Eropa, yang direncanakan dilangsungkan di Arłamów, Polandia, 24-27 Maret.

Namun, serangan kedua militer Rusia pada hari kedua yang telah melewati beberapa kota penyangga serta terus bergerak mengepung Kiev, memaksa tim bulu tangkis Indonesia menarik diri dari Polish Open International Challenge 2022.

Kebijakan tersebut diambil menyusul rekomendasi Duta Besar Republik Indonesia untuk Polandia, Anita Luhulima, kepada PP PBSI.