"Alhamdulillah, kemarin dengan hasil yang bagus, kita pun persiapan harus lebih baik lagi, ya. Karena menghadapi World Championships, apapun bisa terjadi. Dan pasti pasangan yang bermain, menggebu-gebu ingin menjuarai," kata Fikri kepada wartawan, ditemui di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (12/8).
Fikri menilai, keberhasilan mereka meraih dua gelar juara secara beruntun turut meningkatkan kepercayaan diri mereka. Selain memiliki waktu persiapan yang cukup setelah rangkaian turnamen Tur Dunia BWF tersebut, Fikri menyadari para calon lawan juga akan melakukan evaluasi dan berlatih lebih keras untuk memperbaiki kekurangan mereka.
"Untuk siapa pun, peluang itu pasti terbuka lebar. Cuman balik lagi ke masing-masing individu, ya. Karena World Championships itu pertandingan yang cukup sangat ingin diraih," katanya.
"Jadi kadang kalau kita terlalu menggebu-gebu itu juga tidak baik. Jadi, ya, kita harus lebih fokus step by step aja, sih," Fikri, menambahkan.
Atlet asal SGS-PLN Bandung ini juga menyadari, BWF World Championships memiliki atmosfer dan tingkat persaingan yang berbeda dibandingkan turnamen lainnya. Status kejuaraan dunia sebagai salah satu ajang bergengsi membuat persaingan dipastikan berlangsung lebih ketat, sehingga mereka harus meningkatkan kesiapan untuk menghadapi setiap pertandingan. "Kita nggak boleh lengah mau lawan siapa pun. Jadi kita nggak hanya melihat top pemain-pemain top aja, yang di bawah pemain-pemain top juga. Pasti mereka juga akan menjadi kuda hitam untuk meraih kemenangan dan itu sangat berbahaya," jelasnya.
Oleh karenanya,, Fikri menyebut evaluasi pertandingan menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan mereka menuju New Delhi. Bersama Fajar, ia rutin meninjau rekaman pertandingan dengan pelatih dan tim analisis untuk melihat kekurangan serta menentukan program latihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Meski demikian, Fikri mengatakan tidak ada program khusus yang diterapkan karena persiapan mereka tetap berjalan seperti biasanya. "Persiapan khususnya mungkin di fokus diri saya sendiri aja, sih. Mungkin A' Fajar pun melakukan hal yang sama," ungkapnya.
Sebagai unggulan kedua, Fajar/Fikri menempati bagan bawah undian BWF World Championships 2026. Mereka mendapat bye pada babak 64 besar dan akan menghadapi pemenang pertandingan antara dua pasangan Eropa, Eloi Adam/Leo Rossi dari Prancis dan Jacobo Fernandez/Alberto Perals dari Spanyol, pada babak berikutnya.



