"Alhamdulillah berjalan lancar hari ini walau cukup tidak mudah. Tadi gim pertama kami terlalu terburu-buru mau menyerang, jadinya malah tidak enak sendiri, mati-mati sendiri," papar Febi melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Di gim kedua dan ketiga, kami coba lebih tenang lagi defensenya, lebih mengatur dan lebih kontrol," tambah pemain asal PB Djarum ini.
Sebagai pasangan juara bertahan turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 500 ini, Rachel/Febi berupaya menyikapi status tersebut secara positif. "Kami tahu pastinya kalau mempertahankan juara lebih berat daripada mau mengejarnya. Di sini hal itu kami mau jadikan motivasi, bukan tekanan atau beban," ujar Febi.
Sementara itu, Rachel mengungkapkan, ia dan Febi memberikan perhatian lebih pada pemulihan kondisi fisik setelah menembus semifinal Polytron Indonesia Open 2026 pada pekan lalu. Menurutnya, mereka berupaya menjaga pola istirahat, asupan makanan, serta menjalani program latihan dan pengondisian fisik secara teratur, agar tetap berada dalam kondisi prima sepanjang turnamen. "Beruntungnya main di sini bukan pertama kali jadi sudah cukup familiar dengan keadaannya," pungkasnya.
Di babak kedua, Rachel/Febi bertemu dengan pasangan Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan.


