Saat itu, Yamaguchi harus puas di podium kedua setelah kalah dari rekan senegaranya, Nozomi Okuhara, di partai puncak. Kini, Yamaguchi kembali ke "Negeri Kanguru" dengan harapan memperbaiki pencapaiannya tersebut, sekaligus memburu gelar juara yang lepas dari genggamannya.
Peringkat ke-3 dunia itu datang ke Sydney dengan modal performa yang impresif. Dalam kurun empat pekan terakhir, Yamaguchi menembus tiga final, termasuk pada Polytron Indonesia Open 2026 di Jakarta beberapa hari lalu. Yamaguchi juga sukses meraih gelar juara Thailand Open 2026, serta titel runner-up di Singapore Badminton Open 2026. Pada laga pembuka Australian Badminton Open 2026, Rabu (10/6), ia bertemu wakil Taiwan, Huang Ching Ping.
Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) melalui lamannya pada Senin (8/6), melaporkan, berkat konsistensi penampilannya belakangan ini, Yamaguchi menjadi favorit utama untuk merebut gelar juara. Persaingan di sektor tunggal putri juga relatif lebih terbuka karena hanya ada dua pemain top 10 dunia lainnya dalam daftar peserta, yaitu, P. V. Sindhu asal India dan wakil Thailand, Pornpawee Chochuwong. Dengan Chochuwong berada di bagian bawah bagan, Sindhu berpotensi menjadi lawan terberat Yamaguchi jika keduanya bertemu pada babak 16 besar.
Sementara itu, di sektor tunggal putra, dua wakil Taiwan, Chou Tien Chen dan Lin Chun Yi, menjadi kandidat kuat juara, terutama setelah mundurnya unggulan keempat asal Singapura, Loh Kean Yew, serta unggulan keenam asal India, Ayush Shetty.
Di sektor ganda putra, persaingan juga berubah setelah dua pasangan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang menempati unggulan pertama, serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sebagai unggulan kelima, memutuskan untuk mundur dari turnamen.
Selain itu, sejumlah pemain dan pasangan juga memutuskan mundur dari Australian Badminton Open 2026, yang turut mengubah peta persaingan di beberapa sektor menjelang dimulainya turnamen. Mereka adalah tunggal putra India, H. S. Prannoy, tunggal putri Malaysia, Goh Jin Wei, tunggal putri India, Anmol Kharb, ganda campuran China, Gao Jia Xuan/Wei Ya Xin, serta wakil India, Dhruv Kapila/Tanisha Crasto.


